0 komentar

2D Vs 3D

Sabtu, 18 Mei 2013

Game merupakan sebuah karya dari ilmu Grafik Komputer yaitu ilmu yang mempelajari tentang warna, rendering, geometri, animasi dan citra. Maka kita perlu untuk mempelajari apa itu Grafik Komputer.

Grafik Komputer adalah adalah suatu proses pembuatan, penyimpanan dan manipulasi model dan citra. Model berasal dari beberapa bidang seperti fisik, matematik, artistik dan bahkan struktur abstrak. Istilah ”Grafik Komputer” ditemukan tahun 1960 oleh William Fetter : pembentukan disain model cockpit (Boeing) dengan menggunakan pen plotter dan referensi model tubuh manusia 3 Dimensi. Pengguna mengendalikan isi, struktur dan kemunculan objek serta menampilkan citra melalui suatu komponen dasar visual feedback.

Sekarang kita masuk tentang game 2D dan game 3D

Perbedaan game 2D dan 3D yang paling mencolok adalah bagian yang dapat dilihat oleh manusia terhadap pihak pertama(objek yang dimainkan). 

Dari sudut pandang matematika :


game merupakan kumpulan dari objek, objek ini ada yang 2D dan 3D. Nah, matematika mempunyai sudut pandang tentang dimensi.

1. Dua Dimensi
2D adalah objek yang diwakili oleh 2 sumbu, yaitu sumbu x dan y, dimana koordinat dari sumbu x dan y yaitu bagian panjang dan lebar, sehingga bentuk dari dimensi ini hanya bisa dilihat dari suatu sudut saja. 
2. Tiga Dimensi
Tiga Dimensi adalah objek yang diwakili oleh 3 sumbu, yaitu x, y dan z. simbol tersebut mewakili kerangka objek yaitu panjang, lebar dan tinggi. Sehingga objek tersebut dapat dilihat dari bagian samping kiri/kanan, serta dari depan/belakang.
Secara harfiah
1. Grafik komputer 2 dimensi disebut juga 2D merupakan bentuk dari benda yang memiliki panjang dan lebar. Grafik 2 Dimensi merupakan teknik penggambaran yang berpatokan pada titik koordinat sumbu x(horizontal/datar) dan sumbu y(vertika/tegak). Agar dapat tampil dengan sempurna, gambar yang akan ditampilkan dengan teknik ini harus memiliki nilai koordinat x dan y minimum 0 dan maksimum sebesar resolusi yang digunakan.

2. Grafik komputer 3 dimensi(3D) merupakan bentuk dari benda yang memiliki panjang(koordinat x), lebar(koordinat y), dan tinggi(koordinat z) koordinat yang saling tegak lurus dengan x. 3D adalah hasil representasi dari pemrosesan dan pemberian efek cahaya 2D. 3D biasanya memerlukan kemampuan yang cukup/besar dari sebuah Grafis video card(VGA). Saat ini video card menggunakan variasi dari instruksi-instruksi yang ditanamkan dalam vga itu sendiri (bukan berasal dari software) untuk mencapai hasil grafik yang lebih realistis dalam memainkan game komputer.  

Cukup sekian pembahasan saya
Sumber : http://dapeleon.blogspot.com/2013/05/perkembangan-dan-perbandingan-game-2d-3d.html 
http://thearczoro.blogspot.com/2013/05/perbandingan-game-2d-dan-game-3d.html
0 komentar

All about Game

Jumat, 17 Mei 2013

Game.... game.... game.... Bidang ini tidak akan mati ditelan zaman.... Game sudah berada dari sejak jaman dahulu dalam bentuk permainan manusia dengan manusia sebagai salah satu cara berinteraksi. Permainan(Game) jaman dahulu dimainkan langsung di alam banyak jenisnya. 

Sejak adanya komputer yaitu pada sekitar tahun 1950 mulai munculnya game di media mesin(Komputer). Game ini yaitu permainan interaksi antara manusia dan komputer.

Pada postingan ini saya akan membahas pengertian game, genre game, device dan lain sebagainya.

1. Pengertian Game

    Game merupakan sesuatu yang dapat dimainkan dengan aturan tertentu sehingga ada yang menang dan ada yang kalah, biasanya dalam konteks tidak serius atau dengan tujuan hiburan. Walaupun ada saatnya ada yang serius saat kompetisi, tapi tetap harus ada hiburannya.

Pengetian Game menurut para ahli :

- Samuel Henry 
Game merupakan bagian tak terpisahkan dari keseharian anak, sedangkan sebagian orang tua menuding game sebagai penyebab  nilai anak turun, anak tak mampu bersosialisasi, dan tindakan kekerasan yang dilakukan anak.
- Chris Crawford
Game pada intinya adalah sebuah interaktif, aktivitas yang berpusat pada sebuah pencapaian, ada pelaku aktif, ada lawan anda.
-  John Naisbitt
Game merupakan sistem partisipatoris dinamis karena game memiliki tingkat penceritaan yang tidak dimiliki film.
- Ivan C. Sibero
Game merupakan aplikasi yang paling banyak digunakan dan dinikmati para pengguna media elektronik saat ini.
- Menurut Greg Costikyan
Game adalah sebentuk karya seni di mana peserta, yang disebut Pemain, membuat keputusan untuk mengelola sumber daya yang dimilikinya melalui benda di dalam game demi mencapai tujuan.

2. Genre Game

 Genre/Jenis game di dunia ini cukup banyak. Mulai dari jenis yang mengandalkan kecepatan dan fisik (salah satunya genre Action) sampai game yang mengandalkan pemikiran RTS. Serta mengambungkan beberapa Genre bahkan hampir semuanya.

Berikut ini berbagai genre game :

1. Puzzle
2. Real Time Strategy (RTS)
3. First Person Shooter(FPS)
4. Role Playing Game (RPG)
5. Advanture Game
6. Srategy Game
7. Vehicle Simulation Game

3. Device

Device merupakan alat untuk memainkan game tersebut. Device Game cukup banyak di dunia ini. Device tersebut antara lain :

a. Komputer
b. Mobile Phone
c. Playstation
d. Netbook dan Laptop
e. XBox

Read More <<<<<<

4. Dimensi Game

Dimensi merupakan suatu sudut pandang seseorang untuk dapat melihat suatu objek. Dimensi Game terbagi 2 sampai saat ini, yaitu :

Two Dimensi : Merupakan  dimensi yang hanya dapat melihat suatu objek dari satu sudut pandang. Misalnya dari bagian belakang.


Tiga Dimensi : Merupakan dimensi yang melihat suatu objek dari beberapa sudut dan bagian. Misalnya bagian belakang dan samping.

4D : Dimensi ini sebenarnya sudah diimplementasikan tetapi dalam tahap pengembangan belum sampai dipakai dikomersialkan untuk publik.


untuk lebih lengkapnya : Click Here

Game 2D dan 3D <<<< Click
 
Referensi :
- http://nenalatifa.blogspot.com/2013/03/definisi-game-menurut-para-ahli.html 
- http://donlotapapun.blogspot.com/p/pengertian-genre-game.html
0 komentar

About Desain Pemodelan Grafik

Minggu, 13 Januari 2013

Desain Pemodelan Grafik merupakan langkah merancang pola sebuah gambar 2D/3D dari sebuah obyek dengan mengunakan perangkat lunak. Perangkat lunak tersebut bisa membuat 2D maupun 3D dari kumpulan titik yang kemudian membentuk garis, baik garis linier maupun garis melengkung. Garis tersebut berkumpul yang dibentuk sedimikan rupa sehingga membentuk menjadi sebuah objek yang bisa bergerak seperti keinginan kita.

Beberapa aspek yang harus dipertimbangkan bila membangun model obyek, kesemuanya memberi kontribusi pada kualitas hasil akhir. Hal-hal tersebut meliputi metoea untuk mendapatkan atau membuat data yang mendeskripsikan obyek, tujuan dari model, tingkat kerumitan, perhitungan biaya, kesesuaian dan kenyamanan, serta kemudahan manipulasi model. 

Desain permodelan grafik sangat berkaitan dengan grafik komputer. Berikut adalah kegiatan yang berkaitan dengan grafik komputer:


  1. Pemodelan geometris : menciptakan model matematika dari objek-objek 2D dan 3D.
  2. Rendering : memproduksi citra yang lebih solid dari model yang telah dibentuk.
  3. Animasi : Menetapkan/menampilkan kembali tingkah laku/behaviour objek bergantung waktu.
  4. Graphics Library/package (contoh : OpenGL) adalah perantara aplikasi dan display hardware(Graphics System).
  5. Application program memetakan objek aplikasi ke tampilan/citra dengan memanggil graphics library.
  6. Hasil dari interaksi user menghasilkan/modifikasi citra.
  7. Citra merupakan hasil akhir dari sintesa, disain, manufaktur, visualisasi dll. 
Saya akan membahas tentang Jenis-jenis Pemodelan Grafik, Pengertian 3D, Kualitas sebuah gambar/obyek, Tahapan-tahapan pembentukan 3D, dan tool-tools pembuatnya.

1. Jenis-jenis Desain Pemodelan Grafik

1.  Animasi
2.  Desain Grafis
3.  Pemodelan
4.  dll


Dari jenis-jenis desain pemodelan grafik tersebut tools utama yang semua jenis tersebut memerlukan yaitu indera, alat gambar, komputer, yang terutama akal, imajinasi dan hati. Karena tanpa akal, imajinasi, apalagi hati tools tersebut tidak bermanfaat.

Dari jenis-jenis tersebut pun terciptalah obyek 2D dan 3D bahkan 4D. Di sini kita hanya akan membahas sampai 3D

2. Pengertian 3D 

Tiga-dimensi ruang adalah model 3 parameter geometris dari alam semesta fisik (tanpa mempertimbangkan waktu) di mana kita berada. Ketiga dimensi umumnya disebut panjang, lebar, dan kedalaman (atau tinggi), meskipun ada tiga arah dapat dipilih, asalkan tidak terletak pada bidang yang sama.


Obyek 3D ini dapat dilihat baik dari atas, bawah, depan dan belakang secara cukup jelas. 3D tercipta dari sumbu X, Y, dan Z


Proses pemodelan 3D membutuhkan perancangan yang dibagi dengan beberapa tahapan untuk pembentukannya. Seperti obyek apa yang ingin dibentuk sebagai obyek dasar, metoda pemodelan obyek 3D, pencahayaan dan animasi gerakan obyek sesuai dengan urutan proses yang akan dilakukan.

3. Kualitas gambar

Kualitas dari sebuah gambar yang diolah secara umum memiliki 2 type yaitu bitmap dan vektor.

VEKTOR.
 

Vektor adalah gambar yang dibuat dari unsur garis dan kurva yang disebut vector. Kumpulan dari beberapa garis dan kurva ini akan membentuk suatu obyek atau gambar. Pada gambar vector, apabila di perbesar maka gambar tersebut tidak akan pecah. Hal ini dikarenakan gambar vektor menggabungkan titik dan garis untuk menjadi sebuah obyek, sehingga gambar tidak akan pecah biarpun diperbesar atau diperkecil.


BITMAP 

Bitmap adalah representasi dari citra grafis yang terdiri dari susunan titik yang tersimpan di memori komputer. Bitmap merupakan kategori grafis kaya warna dan terseusun dari pixel-pixel yang kita sebut sebagai resolusi. File gambar dengan resolusi lebih jernih maka memiliki ukuran file yang jauh lebih besar juga.

4. Tahapan-tahapan Pembentukan 3D

Saya akan menjelaskan tahapan-tahapan pembentukan 3D. Tahapan-tahapan ini juga di gunakan sebagi fiture utama software 3D seperti blender, Auto Cad dan lain sebagainya. Berikut ini tahapan-tahapan pembentukan 3D :

a. Dasar metode modeling 3d

Ada beberapa metode yang digunakan untuk pemodelan 3D. Ada jenis metode pemodelan obyek yang disesuaikan dengan kebutuhannya seperti dengan nurbs dan polygon ataupun subdivision. Modeling polygon merupakan bentuk segitiga dan segiempat yang menentukan area dari permukaan sebuah karakter. 

b. Texturing

Proses texturing ini untuk menentukan karakterisik sebuah materi obyek dari segi tekstur. Untuk materi sebuah object bisa digunakan aplikasi properti tertentu seperti reflectivity, transparency, dan refraction. Texture kemudian bisa digunakan untuk meng-create berbagai variasi warna pattern, tingkat kehalusan/kekasaran sebuah lapisan object secara lebih detail.

c. Proses Rendering

Tahap-tahap di atas merupakan urutan yang standar dalam membentuk sebuah obyek untuk pemodelan, dalam hal ini texturing sebenarnya bisa dikerjakan overlap dengan modeling, tergantung dari tingkat kebutuhan. Rendering adalah proses akhir dari keseluruhan proses pemodelan ataupun animasi komputer. 

Dalam rendering, semua data-data yang sudah dimasukkan dalam proses modeling, animasi, texturing, pencahayaan dengan parameter tertentu akan diterjemahkan dalam sebuah bentuk output. Bagian rendering yang sering digunakan :

- Field Rendering : Field rendering sering digunakan untuk mengurangi strobing effect yang disebabkan gerakan cepat dari sebuah obyek dalam rendering video.

-  Shader : adalah sebuah tambahan yang digunakan dalam 3D software tertentu dalam proses special rendering. Biasanya shader diperlukan untuk memenuhi kebutuhan special effect tertentu seperti lighting effects, atmosphere, fog dan sebagainya.

d. Image dan Display

Merupakan hasil akhir dari keseluruhan proses dari pemodelan. Biasanya obyek pemodelan yang menjadi output adalah berupa gambar untuk kebutuhan koreksi pewarnaan, pencahayaan, atau visual effect yang dimasukkan pada tahap teksturing pemodelan. Output images memiliki Resolusi tinggi berkisar Full 1280/Screen berupa file dengan JPEG,TIFF, dan lain-lain. Dalam tahap display, menampilkan sebuah bacth Render, yaitu pemodelan yang dibangun, dilihat, dijalankan dengan tool animasi. Selanjutnya dianalisa apakah model yang dibangun sudah sesuai tujuan. Output dari Display ini adalah berupa *.Avi, dengan Resolusi maksimal Full 1280/Screen dan file *.JPEG.

Referensi :

http://en.wikipedia.org/wiki/Three-dimensional_space 
http://blog.um.ac.id/rizkya/2011/12/20/macam-macam-format-gambar/
http://safemode.web.id/artikel/design/desain-pemodelan-grafik
http://tik12.wetpaint.com/page/Pengenalan+Grafis+Berbasis+Vektor+dan+Berbasis+Bitmap

http://www.art.eonworks.com/articles/digital_art_tools_for_beginners.html

http://pak-iksan.blogspot.com/2012/11/software-for-3d-modelling-revit.html